Cegah Diare dan Pneumonia dengan Cara Ini

Penyakit infeksi merupakan masalah yang masih sering ditemui di negara berkembang, termasuk Indonesia. Dua penyakit infeksi tersering yang mengancam anak adalah diare dan penumonia (infeksi paru). Diare dan pneumonia menjadi penyakit yang sangat berbahaya bagi anak. Kedua penyakit ini disebabkan oleh virus, bakteri, dan parasit yang menyebar melalui tangan.

Berdasarkan laporan rutin program Kementerian Kesehatan tahun 2014, diare merupakan penyakit nomor satu yang menyebabkan penderitanya harus dirawat inap di rumah sakit. Bahkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2007 menyebutkan bahwa diare adalah penyebab kematian nomor satu pada bayi dan balita. Sedangkan pneumonia menduduki urutan setelahnya.

Oleh karena itu, pencegahan yang tepat sasaran lebih baik daripada mengobati. Ini karena kedua penyakit tersebut dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak. Jika Anda ingin melindungi anak dari bahaya penyakit diare dan pneumonia, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Daya tahan tubuh anak

Diare dan pneumonia dapat dicegah dengan memperkuat sistem pertahanan tubuh. Anak memang belum memiliki sistem pertahanan tubuh yang kuat. Untuk itu, anak perlu mendapatkan nutrisi yang baik dari berbagai jenis makanan yang sehat, disertai dengan istirahat yang cukup.

  1. Imunisasi

Imunisasi untuk pencegahan diare dapat diperoleh lewat vaksin rotavirus. Sedangkan pencegahan pneumonia dapat dilakukan dengan memberikan vaksin PCV.

  1. Kebersihan lingkungan

Kebersihan lingkungan memegang peranan penting dalam pencegahan diare dan pneumonia. Sebab, bakteri dan virus penyebab penyakit tidak dapat tumbuh subur dalam lingkungan yang bersih.

  1. Kebersihan tangan

Langkah pencegahan diare maupun pneumonia yang paling penting dan tidak boleh dilupakan adalah mencuci tangan, terutama cuci tangan pakai sabun. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa aksi cuci tangan pakai sabun dapat menurunkan angka kasus diare hingga 45%, dan pneumonia sebesar 50%. Karena itu, cucilah tangan dengan sabun di bawah air mengalir pada saat-saat yang penting –seperti sebelum dan sesudah makan, serta setelah keluar dari toilet. Kuku dan sela jari juga harus dibersihkan dengan baik dan benar.

Pencegahan diare dan pneumonia bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Berbagai langkah dapat ditempuh. Salah satu caranya adalah dengan melakukan tindakan hal sederhana yang tampak sepele, yaitu cuci tangan pakai sabun. Dengan mencuci tangan Pakai sabun pada saat yang penting, maka penyakit yang ditularkan melalui tangan dapat dihindarkan salah satunya penyakit diare dan pneumonia.

Penulis : dr. Jessica Florencia (Redaksi Medis Kedokteran Umum KlikDokter.com)

Dikutip dari : www.klikdokter.com

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: