Jangan Abaikan 8 Tanda Kanker Paru

Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang tingkat kematiannya cukup tinggi. Hal itu karena kanker paru lebih sering ditemukan pada stadium lanjut. Menurut penelitian terbaru, seperti dikutip dari Boldsky.com, sebanyak 25 persen pasien kanker paru tidak mengalami gejala hingga akhirnya didiagnosis kanker. Sebenarnya ada beberapa tanda-tanda kanker paru, tetapi sering kali tak disadari pasiennya. Berikut 8 gejala kanker paru seperti dikutip dari Boldsky.com.

1. Batuk terus menerus
Batuk merupaan gejala paling umum dari penyakit kanker paru. Jika batuk tak kunjung sembuh meski sudah minum obat dan malah bertambah buruk, segera konsultasi ke dokter.

2. Sesak napas
Gejala lain yang bisa jadi indikasi kanker paru adalah masalah pernapasan, seperti sesak napas atau kesulitan bernapas. Jika mengalami perubahan dalam sistem pernapasan, jangan tunda pergi ke dokter

3.Nyeri dada
Nyeri di dada merupakan peringatan adanya masalah pada paru-paru Anda. Menurut para ahli, jangan anggap enteng jika mulai ada rasa tidak nyaman atau nyeri di dada.

4. Berat badan turun
Mengalami penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas bisa jadi tanda adanya masalah pada tubuh.Kehadiran sel-sel kanker dalam tubuh dapat merusak sistem internal di tubuh dan menurunkan berat badan tanpa disadari.

5. Perubahan suara
Waspadai jika tiba-tiba terjadi perubahan mendadak pada suara Anda. Perubahan suara yang menjadi tanda adanya kanker paru biasanya terus berlanjut dalam 3-4 minggu. Jangan abaikan perubahan suara ini.

6. Sering jatuh sakit
Ketika ada pertumbuhan sel yang tidak normal, sistem kekebalan tubuh akan mengalami penurunan. Akibatnya, Anda akan lebih mudah jatuh sakit.

7. Hilang napsu makan
Kehilangan napsu makan secara tiba-tiba bukan pertanda baik bagi kesehatan Anda. Pertumbuhan sel kanker secara perlahan bisa jadi penyebab napsu makan menurun.

8. Lemah otot
Waspadai kanker paru ketika mengalami kelemahan pada tulang dan otot. Gejala ini bisa lebih buruk kerika kanker sudah mulai menyebar ke bagian lain di tubuh.

Dikutip dari : health.kompas.com

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: