Informasi Aspek Keamanan Obat yang Mengandung Zoledronic acid

Desember 2015, Health Sciences Authority (HSA) Singapura menerbitkan informasi keamanan mengenani kemungkinan resiko Fanconi syndrome terkasit dengan zoledronic acid. Informasi keamanan ini disebabkan karena adanya laporan pasien yang mengalami ketidakseimbangan beberapa elektrolit yang meliputi hipokalsemia, hipofosfatemia, hipokalemia dan kadar asam urat rendah setelah 10 hari menerima dosis tunggal infus IV Zoledronic acid 4mg untuk bone metastases secondary dengan kanker prostat.

Fancony syndrome merupakan gangguan (disfungsi) renal proximal tubules yang menyebabkan ginjal kehilangan glukosa, protein, bikarbonat, kalsium, asam urat, asam amino dan senyawa organik lainnya. Sehubungan dengan informasi keamanan ini, BPOM RI menghimbau kepada tenaga kesehatan profesional agar mewaspadai gejala klinis dari Falcony syndrome dan pemantauan fungsi renal secara ketat pada pasien yang diresepkan zoledronic acid sehingga dapat menghindari potensi nefrotoksik obat.

Hingga saat ini BPOM belum menerima adanya laporan terkait resiko Fancony Syndrome pada penggunaan Zoledronic acid. BPOM menghimbau kepada semua tenaga kesehatan profesional, apabila menemukan  adanya ESO segera melaporkan melalui Form Kuning MESO atau secara online di : http://e-meso.pom.go.id/

 

Download : Informasi Aspek Keamanan Obat yang Mengandung Zoledronic acid

Sumber : http://e-meso.pom.go.id/

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: